Berita

Berita / Informasi / Detail

PENGUKURAN KEBUGARAN JASMANI PADA ANAK SD KELAS 4,5 DAN 6 DENGAN METODE SINGLE TEST

Informasi 23 Januari 2020 10:45:33 WIB Martanto, S.KM dibaca 39 kali
  • Penyakit Tidak Menular (PTM) semakin meningkat dan menjadi beban utama penyakit sejak tahun 2000 (Double Burden of Diseases & WHO, 2014). Sekitar 2/3 penderita tidak tahu bahwa dirinya menderita PTM. Hasil riskesdas tahun 2010 bahwa obesitas pada anak usia sekolah (6-12 tahun) sebesar 9,2%. Pengenalan program kesehatan perlu di perkenalkan dari dini. Upaya Kesehatan Olahraga di sekolah perlu diselenggarakan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran anak sekolah. Upaya Kesehatan Olahraga di sekolah terdiri dari aktifitas fisik, latihan fisik/olahraga dan pengukuran kebugaran jasmani anak sekolah. Penyelenggaraan upaya kesehatan olahraga perlu dukungan Tim UKS. Pelaksanaan Pengukuran Kebugaran Jasmani bagi Anak dapat dilaksanakan pada:
    1. Awal semester gasal
    2. Akhir semester gasal
    3. Akhir semester genap

    MANFAAT AKTIVITAS DAN LATIHAN FISIK TERATUR BAGI ANAK
    • Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sistem muskuloskeletal
    • Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sistem kardiorespirasi
    • Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan neuromuskular
    • Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan tubuh
    • Meningkatkan proses pemadatan tulang pada anak
    • Mempertahankan dan mengontrol berat badan
    • Membantu dalam perkembangan kehidupan sosial anak-anak seperti percaya diri dan interaksi sosial
    • Menjauhkan anak dari tingkah laku yang tidak baik bagi kesehatan seperti merokok, alkohol dan Napza
    • Meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan
    • Meningkatkan kreativitas, produktivitas dan prestasi akademis

    Jenis Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Bagi Anak SD: Pemeriksaan Single Test atau Pemeriksaan Batere Test. Puskesmas Kebumen I Melalui Program Kesehatan Olahraga Menyelenggarakan Pemeriksaan Kesehatan bagi anak SD dengan Metode Single Test pada tanggal 21 Januari 2020 dengan peserta kelas 5 SD sebanyak 43 siswa dan dilanjutkan hari kedua pagi hari kelas 4 sejumlah 54 siswa, sedangkan kegiatan seminggu selanjutnya kelas 6 sejumlah 46 siswa. Pemeriksaan Kebugaran Single Test untuk mengukur daya tahan jantung, peredaran darah dan paru-paru secara berkala. Jarak dan usia yang di gunakan dalam pemeriksaan single test yaitu: USIA WAKTU TEMPUH 10 – 12 tahun 1.000 m dan 13 – 19 tahun 1.600 m.
    PETUNJUK PESERTA
    a. Dalam kondisi sehat dan siap untuk melaksanakan tes
    b. Sudah makan maksimal 2 jam sebelum tes
    c. Memakai sepatu dan pakaian olahraga
    d. Melakukan pemanasan (warming up)
    e. Memahami tata cara pelaksanaan tes
    f. Jika tidak dapat melaksanakan salah satu/lebih dari tes maka tidak mendapatkan nilai/ agal.
    g. Peserta mengambil sikap berdiri di blkg garis start
    h. Pada aba-aba “siap” peserta mengambil sikap berdiri, siap utk lari i. Pada aba-aba “ya” peserta lari dg kecepatan konstan menuju garis finish, menempuh jarak 1000 atau 1600 m sesuai kelompok usia dan jenis kelamin.