Berita

Berita / Berita Terbaru / Detail

Mengantisipasi merebaknya penyakit menular Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) Kabupaten Kebumen mengadakan Gerakan Massa Pemberantasan Sarang Nyamuk (Germas PSN) Serentak. Kegiatan tersebut dimotori oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dr. H.A.Dwi Budi Satrio, M.Kes., pada hari Jumat (7/2). Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan Staf Ahli Bupati langsung terjun kelapangan memimpin, mengkoordinir, menasehati dan memberi contoh kepada masyarakat. Gerakan Massa Pemberantasan Sarang Nyamuk (Germas PSN) Serentak, dilaksanakan diseluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Kebumen,  kegiatan di 26 kecamatan dipimpin dan  dilaporkan oleh para camat.

Begitu juga di Kecamatan Petanahan, diadakan Gerakan Massa Pemberantasan Sarang nyamuk (Germas PSN) Serentak, yang dipimpin oleh Camat Petanahan Dra. Sri Kuntarti,M.Si.  Camat Petanahan memimpin langsung Gerakan PNS serentak ini di Desa Sidomulyo. Desa Sidomulyo adalah salah satu desa di kecamatan Petanahan yang  ditemukan beberapa kasus DD. Selain Camat Petanahan, hadir juga dalam kesempatan tersebut, Komandan Rayon Militer (Danramil) Petanahan  yang diwakili oleh  Sertu Nurul Yakin dan Serda Setiawan beserta anggota yang lain, Kapala Kepolisian Sektor Petanahan diwakili oleh oleh  Aiptu H. Nukhin Mulyadi dangan anggota Bripka Susanto, Kepala Sekolah Dasar Negeri  Sidomulyo Suryati, S.Pd, beserta dewan guru yang juga menyertakan siswa kelas 3,4,5,6. 

Peran serta siswa Sekolah Dasar ini diharapkan sebagai pembelajaran secara dini dalam pencegahan DBD. Ada hal yang menarik dalam acara tersebut, yaitu masing-masing Siswa membawa senter sebagai senjata pemantauan jentik.  

Acara diawali dengan sambutan Camat Petanahan, yang menyatakan bahwa DBD merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan belum ada obatnya, namun kabar baiknya adalah bahwa penyakit ini bisa ditekan penyebarannya jika kita secara bersama-sama dan serentak memberantas vektornya.  Untuk itu hari ini mendukung inisiatif Bupati Kebumen untuk mengadakan Gerakan Massa Pemberantasan Sarang Nyamuk Serentak.   Hari ini kita harus betul-betul all out menghabisi sarang nyamuk beserta telur dan larvanya, demikian pernyataan Camat.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Puskesmas Petanahan, yang diwakili oleh Drg. Fiantini.  Sebelum acara PSN dimulai dilakukan penjelasan singkat tentang DBD dan pengarahan teknis PSN, oleh petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Wiji Wahyuningtyas, S.Tr.KL, M.M.

Dalam penyuluhan tersebut digaris bawahi tentang pentingnya PSN untuk mengendalikan penyebaran kasus DD dan DBD, yang disebabkan oleh virus dengue melalui perantara nyamuk Aedes Aegypti  dan Aedes Albopictus. Selain itu juga diingatkan bahwa fogging bukan cara efektif memberantas nyamuk Aedes Aegypti, karena selain efek sampingnya cukup banyak, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa dan hanya bertahan 2 (dua) hari. Seekor nyamuk betina dewasa dapat bertelur sampai dengan 200-400 buah, sehingga jumlah telur dan jentik lebih banyak dibanding nyamuk dewasa, strategi yang paling tepat adalah merusak/meniadakam telur nyamuk, membunuh jentik dan membuang tempat bertelur nyamuk, dengan 3 M Plus (Menguras, Menutup, Memanfaatkan barang bekas yang memungkinkan menjadi tempat berkembangnya jentik Aedes)  dan Memantau jentik secara serentak dan teratur atau terus menerus. Disampaikan pula bahwa  bahwa Germas PSN Serentak ini, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), sekaligus Demam Dengue dan Chikungunya.  Jadi Gerakan Massa PSN Serentak sangat bermakna dan harus dilaksanakan terus menerus.  

Instrumen untuk menilai keberhasilan Germas PSN Serentak adalah angka Bebas Jentik (AJB), yang semestinya > 95%. Pada akhir acara diperoleh Angka bebas jentik di Desa Sidomulyo Kecamatan Petanahan ditemukan 69,68% dari 465 rumah yang diperiksa, atau ada 141 rumah yang berjentik dan ditemukan tambahan kasus panas sebanyak 5 kasus.